Selasa, 11 Juli 2017

PEREMPUAN DAN KEWAJIBAN

Perempuan merupakan makhluk yang sangat istimewa. Ia ditakdirkan dengan bermacam hiasan. Kecantikan, kelembutan, pengasih, pendidik bahkan pendamping sang imamnya ke surga. Dibalik itu semuanya hadirnya perempuan juga sebagai ujian bagi kaum hawa. Sungguh nikmat yang luar biasa untuk perempuan, namun juga harus pandai menentukan jalan hidup. Kewajiban yang harus dilaksanakan perempuan sangat sederhana dibandingkan dengan pahala dan surga yang sudah dijanjikan. Tidak hanya perempuan, bahkan untuk kaum laki-lakipun Allah mewajibkan sholat. Namun yang sangat istimewadan tertulis dalam Al Qur’an (An Nur/24:31): Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. “Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan jangalah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putera mereka atau putra suami mereka atau saudara laki-laki mereka atau putera saudara laki-laki mereka atau putera saudara perempuan mereka atau wanita islam atau budak yang mereka miliki atau pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Inilah kewajiban dasar perempuan, kenapa harus menutup aurat?? Allah sudah mengaturnya untuk menjaga kehormatan kita para perempuan. Jika hal ini dilakukan banyak sekali manfaatnya, selain terhindar dari pelecehan yang kian marak kita juga menjaga kesehatan dan kebersihan kulit kita dari debu maupun paparan matahari secara langsung. Terlepas dari apapun dosa dan kelakukan kita, sudah seharusnya menjalankan apa yang menjadi kewajiban. Yakinlah seiring berjalannya waktu akan mendorong perbaikan sikap dan sifat kita(huwallahi). Memang karena sangat istimewanya kaum hawa, segala dosanya sebelum menikah menjadi tanggungan ayahnya dan kelak jika sudah menikah akan menjadi tanggungan suaminya. Sebagai wujud cinta kita terhadap orang tua dan suami alangkah indahnya perlahan-lahan kita terus memperbaiki diri. Hargai dirimu sendiri, hormati kehormatanmu, jagalah tubuhmu untuk tidak mudah dilecehkan siapapun.

Berhenti Perawatan,,,Siap Jelek???

Tampil cantik, muka glowing, tanpa jerawat,,,pasti impian semua wanita. Cantik alami aja gak cukup tentu saja pasti nambah perawatan salon, cream dokter dan aneka kosmetik. Sista-sista sadarkah kalau produk-produk itu bisa menjadi awal kejelekanmu?? Apapun yang komposisinya bahan kimia, dipakai berlebihan dan batas waktu yang lama bisa menipiskan lapisan kulitmu. Reaksi awal kulit mengelupas dan harapan semakin putih? Bukan ,,, coba amati yang sudah pearawatan lama sebentar saja terpapar matahari pipinya udah merah kayak buah tomat, belum lagi urat yang semakin kelihatan. Jika sista sadari itu bukan keberhasilan tapi masalah baru. Coba berhenti beberapa saat pasti muka kelihatan kusam dan masalah lainnya pun muncul. Ya tentu saja gak semudah itu kalau mau berhenti, so pasti muka akan hancur (bisa muncul jerawat, bruntusan ataupun komedo). Tapi kapan lagi kalau tidak sekarang?? Semakin lama efeknya akan semakin parah. Menunggu tua atau menunggu gk ada uang buat perawatan?? Tak perduli berapa lama memakai cream perawatan dampaknya sama saja. Tak peduli semahal apapun namanya bahan kimia tentu berisiko bagi kulit dan hanya menunggu waktu. Nah gimana harus lepas dari cream perawatan: a. Niat dan tekat yang bulat, jangan goyah setelah beberapa hari tidak memakai cream muka tampak kusam dan berjerawat. b. Pakailah produk perawatan alami untuk recovery kulit. Untuk bahan-bahan alami bisa menggunakan masker tomat, susu, madu, lemon dll. Bisa juga menambahkan serum alami dari vco atau minyak zaitun. c. Sabar dalam kejelekan sementara. Proses recovery membutuhkan waktu dan upaya maksimal, bisa paling cepat sebulan, tiga bulan atau enam bulan. d. Tetaplah rawat kulitmu dengan bahan-bahan alami, jaga kebersihan, pola makan dan pola hidup. Imbangi dengan mengembangkan inerbeauty (yoga, berpikir positif). Jangan sampai salah menentukan pilihan untuk terus meremajakan kulitmu. Semoga bermanfaat, karena ini real story. Keep spirit, save your beautiful.